Faktor-Faktor dalam HAM (Hubungan Antar Manusia)

Posted by Admin 0 komentar
Faktor - Faktor yang terdapat dalam Hubungan Antar Manusia adalah sebagai berikut :

1. Faktor yang mendasari interaksi sosial
    Interaksi sosial melibatkan individu secara fisik maupun psikologis. Faktor utama dalam proses internalisasi antara lain :

a. Imitasi, yaitu keadaan seseorang yang mengikuti sesuatu di luar dirinya/ meniru. Hal yang perlu diperhatikan sebelum meniru adalah mempunyai minat dan perhatian yang besar, sikap menjunjung tinggi, pandangan meniru akan memperoleh penghargaan sosial yang tinggi.

b.Sugesti, yaitu proses individu menerima cara pandang orang lain tanpa kritik lebih dulu. Syarat untuk mempermudah sugesti adalah :
(1). Hambatan berpikir, akibat rangsangan emosi proses sugesti diterima secara langsung.
(2). Pikiran terpecah-pecah/disasosiasi, mengalami pemikiran yangterpecah-pecah.
(3). Otoritas/prestise, menerima pandangan dari seseorang yangmemiliki prestise sosial tinggi.
(4). Mayoritas, menerima pandangan dari kelompok mayoritas.
(5). Kepercayaan penuh, penerimaan pandangan tanpa pertimbangan lebih lanjut.

c.Identifikasi, yaitu proses yang berlangsung secara sadar, irasional, berdasar perasaan, dan berkembang bahwa identifikasi berguna untuk melengkapi sistem norma-norma yang ada. Menurut Sigmund Freud “identifikasi” merupakan cara belajar norma dari orang tuanya.

d.Simpati yaitu perasaan tertarik individu terhadap orang lain yangtimbul atas dasar penilaian perasaan.

2. Faktor yang menentukan interaksi sosial
    Cara seseorang melakukan interaksi sosial dengan menggunakan komunikasi antar individu atau komunikasi interpersonal. Faktor-faktor yang dapat menumbuhkan hubungan personal yang baik antara lain:

a. Rasa percaya.
Secara ilmiah “percaya” didefinisikan mangandalkan perilaku orang untuk mencapai tujuan yang dikehendaki, yang pencapaiannya tidak pasti dan dalam situasi yang penuh resiko(Eiddin, 1967: 224-234). Keuntungan rasa percaya kepada orang lain adalah meningkatkan komunikasi interpersonal dan mengurangi hambatan interpersonal. Sejak tahap pertama dalam hubugan interpersonal sampai tahap akhir, “percaya” menentukan efektifitas komunikasi. Bila klien sudah percaya kepada kita. Hal ini akan membuka saluran komunikasi, memperjelas pengiriman dan penerimaan informasi, serta memperluas peluang komunikan untuk mencapaimaksudnya. Hilangnya kepercayaan kepada orang lain akan menghambat perkembangan hubungan intrapersonal yang akrab.

    Faktor yang menumbuhkan rasa percaya adalah:
1).Menerima
Kemampuan berhubungan dengan orang lain tanpa menilai dan berusaha mengendalikan. Menerima adalah sikap yang melihat orang lain sebagai manusia,sebagai individu yang patut dihargai. Menerima berarti tidak menilai pribadi orang berdasarkan prilakunya yang tidak kita senangi. Betapapun jeleknya prilakunya menurut presepsi kita, kita tetap berkomunukasi dengan dia sebagai personal, bukan sebagai objek.
2). Empati
Memahami orang lain yang tidak mempunyai arti emosional bagi kita. Berempati artinya membayangkan diri kita pada kejadian yang menimpa orang lain.
3). Kejujuran
Kejujuran menyebabkan prilaku kita dapat diduga(predictable). Ini akan mendorong orang lain untuk percaya pada kita.

b. Sikap suportif.
Sikap yang mengurangi sikap melindungi diri (defensif) dalam komunikasi yang terjadi dalam interaksi sosial. Orang yang bersikap defensif bila ia tidak menerima, tidak jujur dan tidak empatis. Dengan sikap defensif komunikasi interpersonal akan gagal, karena orang defensif akan lebih banyak melindungi diri dari ancaman yang ditanggapinya dalam situasi komunikasi ketimbang memahami perasaan orang lain. Jack R. Gibb mengemukakan enam perilaku yang menimbulkan sikap sportif. Iklim defensif meliputi:

1). Evaluasi dan deskripsi.
Evaluasi adalah penilaian terhadap oranglain, memuji atau mengecam.
Deskripsi adalah penyampaian perasaan atau persepsi tanpa melakukan penilaian.
2). Kontrol dan orientasi masalah.
Perilaku kontrol artinya berusaha mengubah orang lain, mengendalikan, mengubah sikap, pendapat dan tindakannya.
Orientasi masalah adalah mengkomunikasikan keinginan untuk bekerjasama mencari pemecahan masalah.
3). Strategi dan spontanitas.
Strategi adalah penggunaan tujuan ataumanipulasi untuk mempengaruhi orang lain. Spontanitas artinya sikap jujur.
4). Netralitas dan Empati.
Netralitas adalah sikap impersonal,memperlakukan orang lain sebagai objek.
Empati artinya memperlakukan orang lain sebagaimana mestinya.
5). Superioritas dan persamaan.
Superioritas artinya seseorang lebih tinggi karena status, kekuasaan, kemampuan, intelektual,kekayaan atau kecantikan.
Persamaan adalah sikap memperlakukan seseorang secara horisontal dan demokratis.
6). Kepastian dan Profesionalisme.
Individu yang memiliki kepastian bersifat dogmatis, egois, dan melihat pendapatnya merupakan kebenaran yang mutlak.
Profesionalisme adalah kesediaan meninjau kembali pendapat orang lain.

c. Sikap terbuka dan sikap tertutup.

Perbedaan sikap terbuka dan tertutup adalah :

Sikap terbuka :
  • Menilai pesan secara objektif, dengan menggunakan data-data dan keajegan logika.
  • Membedakan dengan mudah, melihat nuansa.
  • Berorientasi pada isi.
  • Mencari informasi pada berbagai sumber.
  • Lebih bersifat provisional dan bersedia mengubah kepercayaannya.
  • Mencari pengertian pesan yang tidak sesuai dengan rangkaian kepercayaannya.
Sikap tertutup :
  • Menilai pesan berdasarkan motif pribadi.
  • Berpikir simlisis, artiya berpikir hitam dan putih tanpa nuansa.
  • Bersandar lebih banyak pada sumber dari pada isi pesan.
  • Mencari informasi tentang kepercayaan orang lain dari sumbernya sendiri, bukan dari sumber kepercayaan orang lain.
  • Kaku mempertahankan dan memegang teguh sistem kepercayaannya.
  • Mencari pengertian pesan yang tidak sesuai dengan rangkaian kepercayaan, menolak, mengabaikan,mendistorsi, dan menolak pesan yang tidak konsisten dengan sistem kepercayaan.




SEMOGA ARTIKEL INI BERMANFAAT BAGI ANDA
Judul: Faktor-Faktor dalam HAM (Hubungan Antar Manusia)
Ditulis oleh Admin
Rating Blog 5 dari 5
Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://chalouiss.blogspot.com/2012/10/faktor-faktor-dalam-ham-hubungan-antar.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.